2 dari 2 halaman

“Donggala rata-rata minta PKS jadi Wakil. Semua yang daftar itu saya perhatikan minta dari PKS jadi 02, ada yang menyebut nama ada mengembalikan ke mekanisme partai.” Beber Wahyudin.

Dua nama kader tersebut adalah Abdul Rasid yang saat ini menjabat Ketua DPD PKS Donggala, dan Takwin yang merupakan Ketua DPRD sekaligus caleg terpilih DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Namun Wahyudi menegaskan, kemungkinan besar Abdul Rasid adalah kader yang akan diusahakan mendapat rekomendasi sebagai bakal calon Bupati Donggala.

Nama Rasyid tidak serta merta diusulkan begitu saja, namun berbagai pertimbangan telah dilakukan DPW PKS.

BACA JUGA  Satu Petugas KPPS di Kota Palu Meninggal Dunia

“Kita prioritaskan pak Rasid, karena pak Takwin caleg terpilih Provinsi. Tentu ada kosekuensi logis kalau pak takwin harus diambil. Jangan sampai ini (Takwin,red) diambil, kemudia tidak jadi. Maka akan rugi dua-duanya.” Urai Wahyudin.

Nama Takwin dapat diusulkan menjadi figur tunggal ke DPP, jika figur bakal calon Bupati yang meminangnya adalah sosok yang paripurna dari segala aspek, baik sumber daya maupun elektabilitas survei.

“Kita mau Takwin, tapi orang yang menggandengnya benar-benar harus punya sumberdaya, elektabilitas survei tinggi dan potensi menangnya besar. Jangan sampai dipaksakan kemudian kita rugi dua kali,” pungkasnya.

BACA JUGA  Rakerwil PKS Sulteng Dorong Lonjakan Jumlah Kader Baru Lewat Program GSM