Isbah Binangga Juara, Gubernur Apresiasi Sportivitas Final Gubernur Cup Berani
Madika, Parimo – Gubernur Anwar Hafid secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Berani 2026 di Lapangan Sepak Bola Patriot, Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (16/2/2026).
Penutupan turnamen dihadiri Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid dan Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Parigi Moutong Efendi Batjo.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid mengapresiasi kualitas permainan yang ditunjukkan kedua tim hingga laga final berlangsung sengit dan menghibur.
“Luar biasa, sebenarnya masih ingin melihat pertandingan lebih lama karena memang jago-jago semua pemain dari kedua kesebelasan,” ujar Anwar Hafid.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim Alfa Masigi dan Isbah Binangga yang dinilainya mampu menjaga sportivitas dan suasana pertandingan tetap aman hingga akhir turnamen.
“Terima kasih kepada Alfath Masigi yang berbesar hati menjaga ketentraman dan ketertiban pertandingan, serta Isbah Binangga yang bermain luar biasa dan sportif. Sore ini kita tutup turnamen dalam suasana kekeluargaan yang baik,” katanya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, TNI, pemerintah daerah, panitia, dan wasit yang mendukung penyelenggaraan turnamen.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolres, Dandim, pemerintah daerah, panitia, wasit, dan seluruh pihak yang bekerja keras sehingga turnamen ini berjalan aman dan lancar,” ucapnya.
Ia berharap Turnamen Gubernur Cup Berani dapat terus dilaksanakan sebagai ajang pembinaan atlet sepak bola daerah.
“Ke depan, turnamen ini harus terus kita laksanakan. Kekurangan akan kita perbaiki agar Sulawesi Tengah bisa melahirkan atlet-atlet sepak bola yang handal dan mampu bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.
Anwar Hafid kemudian secara resmi menutup Turnamen Gubernur Cup Berani 2026.
“Dengan memohon ridho dan perkenan Allah SWT, serta mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil Alamin, Turnamen Gubernur Cup Berani 2026 di Parigi saya nyatakan resmi ditutup,” pungkasnya.
Pada turnamen tersebut, Isbah Binangga keluar sebagai juara setelah menunjukkan performa konsisten dan penuh semangat juang sepanjang kompetisi.
