Bank Sulteng Khitan 50 Anak dengan Metode Laser di Hari Jadi ke-57
Madika, Palu – PT Bank Sulteng menggelar kegiatan khitanan massal dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-57 yang berlangsung di workshop kantor Bank Sulteng, Jalan Tinombala, Kota Palu, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan sosial tersebut diikuti sekitar 50 anak yang telah terdaftar, dengan mayoritas peserta berasal dari usia pra sekolah. Proses khitan dilakukan oleh tim medis menggunakan metode laser yang dinilai lebih modern serta mempercepat masa penyembuhan.
Direktur Utama PT Bank Sulteng, Hj. Ramiyatie, S.E., turut hadir dan menyaksikan langsung jalannya kegiatan. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan manajemen terhadap program sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Tim kesehatan, dr. Ofan menjelaskan bahwa metode laser dipilih karena memiliki risiko lebih kecil dibanding metode konvensional.
“Khitanan ini kami lakukan dengan metode laser agar prosesnya lebih cepat dan penyembuhannya juga lebih baik. Ini bagian dari kegiatan sosial dalam rangka HUT ke-57 Bank Sulteng,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendukung proses pemulihan anak pasca khitan, terutama dalam memperhatikan asupan gizi.
“Asupan gizi harus diperhatikan supaya proses penyembuhan lebih cepat. Untuk kontrol, bisa langsung ke puskesmas terdekat,” tambahnya.
Sementara Kabag Umum Bank Sulteng, Anwar Ismail mengaku, selain melakukan khitanan, pihaknya juga akan mengunjungi empat panti asuhan sebagai bentuk kepedulian Bank Sulteng untuk menyambut HUT ke 57.
“Ada empat pati asuhan yang juga akan kami kunjungi. Kegiatan sosial ini kami lakukan setiap tahunnya sebagai bentuk komitmen dan kepedulian Bank Sulteng kepada masyarakat,” kata Anwar.
Salah satu orang tua peserta, Vira, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia mendaftarkan anaknya, Ryan, untuk mengikuti khitanan massal yang digelar Bank Sulteng.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.
Sebelumnya, Bank Sulteng juga menggelar kegiatan donor darah dengan target 100 kantong darah. Manajemen menyebut rangkaian kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah sekaligus membantu masyarakat.