, – Rahmat berusia empat tahun penderita lumpuh layu asal , Kota akhirnya mendapatkan perhatian dari pemerintah setelah anggota Kota , meninjau langsung, Jumat (08/07/2022) sore.

Anak dari pasangan Risnawati dan Ujang Dadang ini, sebelumnya hanya bisa terbaring dan digendong orang tuanya. Keterbatasan biaya menjadi kendala dalam penanganan balita ini.

“Waktu masih kecil tidak begini kondisinya (Rahmat,red). Nanti habis berobat di rumah sakit, langsung demam baru mata tinggi. Baru setelah itu begini kondisinya,” kata Risnawati.

Ironisnya, kejadian ini baru diketahui saat pasangan yang menikah diusia dini ini melapor ke pihak RT untuk mengurus dokumen kependudukan. Hal itu pulang yang menjadi kendala bagi mereka untuk menerima pelbagai bantuan pemerintah.

BACA JUGA  Pemkab Sigi Ajukan Dua Ranperda Untuk Dibahas DPRD

Sementara Joppi mengaku akan segera mengupayakan agar pasangan ini segera terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan (DTKS). Hal itu bertujuan agar mereka segera memperoleh bantuan dari pemerintah.

Menurutnya kondisi seperti ini harus segera ditangani. Sebab jika dibiarkan berlarut akan berdampak kepada kondisi balita.

“Saya sudah koordinasi dengan Dinas . Senin pagi mereka akan kemari, saya harap pihak RT dan kelurahan juga berperan aktif, agar mereka segera mendapatkan haknya. Dokumen-dokumen kependudukan mereka kalau bisa segera diurus, kalau tidak nanti saya yang ke dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil), Terutama penangan balita ini,” kata Joppi.

Politisi PDI Perjuangan ini, juga mengimbau agar perangkat pemerintahaan di tingkatan bawah agar selalu aktif.

BACA JUGA  Gerindra Sulteng Yakin Peroleh Kursi Lebih di Tiga Dapil Ini

Sebab dirinya tidak menginginkan kondisi seperti ini kembali terulang.Menurutnya, jika semua perangkat Pemerintahan bekerja maksimal. Maka kejadian seperti ini tidak perlu terjadi.

“Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran, untung saya punya pak RT ini cepat gerakannya. Kedepannya pemerintah harus lebih aktif melihat masyarakatnya, jangan nanti ada kejadian baru kalangkabut.”lanjut Joppi.

Pada kesempatan itu, Joppi turut memberikan bantuan berupa sembako. Dirinya juga berjanji akan mengawal terus proses penangan Rahmat.

“Ini sudah tugas saya. Sebisa mungkin saya akan melakukan yang terbaik sampai balita ini bisa sehat kembali,” pungkasnya.(Sob)