3 dari 3 halaman

Luas baku sawah di Kabupaten Maros mencapai 26 ribu hektar, dengan luas panen pada tahun 2022 sekitar 40 ribu hektar, dan indeks pertanaman mencapai 1,53, melebihi rata-rata nasional.

Kementan terus berupaya meningkatkan produksi pangan, salah satunya melalui pertanian organik yang ramah lingkungan.

“Ke depannya, produksi akan terus ditingkatkan dengan memanfaatkan sumber daya lokal, menerapkan pertanian ramah lingkungan seperti Biosaka, meningkatkan efisiensi biaya usahatani, menggunakan teknologi pertanian presisi, serta mengantisipasi, menanggulangi, dan beradaptasi dengan ancaman El Nino pada tahun 2023,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Mentan SYL juga memberikan bantuan pertanian kepada Kabupaten Maros berupa benih padi, jagung, kacang hijau seluas 100 hektar, kedelai seluas 100 hektar, pestisida, pupuk NPK, pupuk hayati, combine harvester, power thresher, dan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).

BACA JUGA  Polarisasi Politik Jelang Pemilu 2024 Harus jadi Perhatian Semua pihak

Penulis : Qila