Madika, Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura, bersama dengan sejumlah tokoh dan pemimpin daerah, secara resmi membuka Muktamar Alkahiraat ke-XI yang berlangsung di Kompleks Ponpes Madinatul Ilmi Dolo Kabupaten Sigi, Rabu (27/9/2023).

Acara pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirene dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh sekitar 274 peserta, termasuk 600 peserta dari muktamar otonom Alkahiraat.

Dalam sambutannya, Gubernur Rusdy Mastura menekankan tiga hal penting. Pertama, Alkhairaat harus tetap fokus pada pengembangan lembaga pendidikan yang didasarkan pada iman dan amal.

Kedua, ia memberikan dukungan penuh agar Alkahiraat terus berkembang dalam berbagai sektor seperti rumah sakit, pendidikan, dan ekonomi.

Ketiga, Gubernur Rusdy Mastura berharap Alkhairaat dapat menjadi teladan dalam kepemimpinan Guru Tua yang mampu menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat melalui dakwah.

BACA JUGA  Panitia Ancam Laporkan Polisi Terkait Penurunan Baliho Muktamar Alkhairaat XI

“Saya ini organisatoris, apapun masalah yang dihadapi kami selesaikan dalam muktamar dengan bijak. Semoga muktamar ini melahirkan pikiran maju dan kedepannya Alkahiraat semakin berkembang,” ujar Gubernur Rusdy Mastura.

Ketua Panitia, Drs. Mohammad Nisam Rana, MH, mengungkapkan bahwa Muktamar Alkairaat ke-XI ini juga dirangkaikan dengan muktamar badan otonom Alkahiraat.

Acara ini berlangsung dari tanggal 27 hingga 29 September 2023 dengan tema “Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Modern yang Berjiwa Kebangsaan.”

Sejumlah tokoh nasional seperti Wakil Ketua MPR RI, Prof. Dr. H. Fadel Muhammad Al-Haddar, Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi bin Saggaf Al-Jufri, serta Bupati Sigi, Mohamad Irwan turut hadir.

BACA JUGA  Armin Janji Kawal Aspirasi Masyarakat

Muktamar ini diharapkan menjadi panggung bagi pemikiran inovatif dan konstruktif untuk pengembangan Alkahiraat serta kontribusinya dalam memajukan pendidikan modern dan berjiwa kebangsaan di Sulawesi Tengah.

Penulis : Redaksi