Madika, Banggai Laut – Tim Angkutan Lebaran yang terdiri dari Basarnas Unit Siaga SAR Banggai Laut, Dinas Perhubungan Banggai Laut, Syahbandar Banggai Laut, Polsek Banggai Laut, Koramil Banggai Laut, serta Satpol PP Banggai Laut melaksanakan kegiatan ramp check atau pemeriksaan alat keselamatan kapal di Pelabuhan Rakyat Kabupaten Banggai Laut pada Rabu-Kamis, 11–12 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan kapal-kapal yang melayani masyarakat sebelum memasuki periode peningkatan jumlah penumpang.

Pemeriksaan ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan keselamatan transportasi laut di wilayah tersebut.

Dalam pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang beroperasi di pelabuhan tersebut, tim masih menemukan banyak kapal yang belum dilengkapi dengan alat keselamatan standar, seperti life jacket, ring buoy, serta alat pemadam api ringan (APAR).

BACA JUGA  Tim SAR Palu Kerahkan KN SAR Baladewa Cari Dua Korban Kapal Tenggelam

Menyikapi temuan tersebut, tim memberikan imbauan langsung kepada para pemilik kapal agar segera melengkapi alat keselamatan. Langkah ini dilakukan agar penumpang dan awak kapal memiliki perlindungan yang memadai jika terjadi situasi darurat di laut.

Koordinator Unit Siaga SAR Banggai Laut, Erdiansyah, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya terkait pembentukan Tim Pengawasan Angkutan Lebaran di Kabupaten Banggai Laut.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rapat kami sebelumnya terkait pembentukan tim pengawasan Angkutan Lebaran. Sebelum memasuki hari-hari dengan jumlah penumpang yang padat, kami bersama tim melakukan pengecekan awal terhadap alat keselamatan kapal-kapal yang ada di Pelabuhan Banggai Laut,” ujarnya.

BACA JUGA  Tim SAR Cari Korban Tenggelam di Pantai Leok Kabupaten Buol

Ia menegaskan, tim akan mengambil langkah tegas apabila imbauan tersebut tidak dipatuhi oleh pemilik kapal.

“Apabila setelah disampaikan masih ada kapal yang belum melengkapi alat keselamatan, maka tim akan mengambil langkah tegas dengan menyesuaikan jumlah penumpang yang diangkut sesuai dengan jumlah alat keselamatan yang tersedia,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, tim berharap kesadaran pemilik kapal terhadap pentingnya keselamatan pelayaran semakin meningkat, sehingga masyarakat yang menggunakan transportasi laut dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.