Pemkot Palu Serahkan 40 Rumah Layak Huni Tahan Gempa
Madika, Palu – Sebanyak 40 rumah layak huni tahan gempa resmi diserahkan kepada keluarga yatim dan dhuafa di Kota Palu pada Kamis (27/2/2025).
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, H. Usman di Jalan Tanggul Sungai Palu, Kelurahan Nunu.
Rumah-rumah ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Palu, Islamic Relief, Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII), dan Fakultas Teknik Universitas Tadulako melalui program Zakat Support for Poor Orphan Family’s House (Zakspofh).
Penerima manfaat tersebar di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Nunu (22 rumah), Kelurahan Ujuna (16 rumah), dan Kelurahan Baru (2 rumah).
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Palu yang dibacakan oleh Asisten Usman, program ini hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang kesulitan mendapatkan rumah layak huni.
Pemerintah Kota Palu telah menyiapkan skema bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk mengatasi permukiman kumuh dan memastikan warga memiliki tempat tinggal yang layak.
“Kami sangat bangga dengan kerja sama yang terjalin antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan dunia akademik dalam menghadirkan solusi perumahan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Usman.
Program pembangunan perumahan ini juga menjadi bagian dari misi Pemerintah Kota Palu di bawah kepemimpinan Wali Kota Hadianto Rasyid dan Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin, yang berfokus pada penyediaan infrastruktur kota yang berkualitas bagi masyarakat.
Pemerintah berharap rumah yang dibangun tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga berfungsi sebagai pusat edukasi dan pengembangan kawasan permukiman perkotaan. Terutama bagi perguruan tinggi seperti Fakultas Teknik Universitas Tadulako, program ini menjadi bentuk nyata pembelajaran langsung di lapangan.
Tak hanya itu, pembangunan rumah-rumah ini juga bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, serta mendorong kemandirian masyarakat.
“Pemerintah akan terus mereplikasi program ini di berbagai wilayah lain agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya. Dengan demikian, kita bisa menciptakan permukiman yang lebih layak, sehat, dan sejahtera,” tambah Usman.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program-program serupa agar bisa memberikan dampak lebih luas.
“Semoga program ini bisa mempererat kebersamaan kita, menciptakan kehidupan sosial yang lebih harmonis, dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Palu,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan