Madika, Morowali – Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan PT IMIP, Morowali, yang melibatkan 10 karyawan PT AGI Perkasa Konstruksi.

Kecelakaan tersebut terjadi akibat tabrakan antara mobil manhole kontraktor milik PT AGI dengan mobil truk trailer milik PT DSI.

Truk trailer milik PT DSI, yang datang dari arah berlawanan di jalan houling area Kawasan Industri PT IMIP, tidak dapat menghindari mobil manhole milik PT AGI.

Akibat kejadian tersebut, 10 karyawan PT AGI mengalami luka-luka. Enam di antaranya mengalami luka berat sehingga harus dirujuk ke RSUD Morowali untuk perawatan lebih lanjut, sementara empat korban lainnya mendapatkan perawatan di Klinik PT IMIP.

BACA JUGA  Sembilan TPS di Kota Palu akan Gelar PSU Serentak 24 Februari

Dedy Kurniawan, Media Relation Head PT IMIP, membernarkan kejadian tersebut. Dedy menjelaskan, berdasarkan hasil investigasi dari tim safety kawasan IMIP, mobil milik PT AGI baru saja menjemput 10 orang karyawannya di salah satu halte di dalam kawasan IMIP.

Saat hendak keluar dari halte menuju lokasi kerja, mobil itu terhalang oleh unit alat berat loader yang sedang antri menunggu diarahkan untuk bergerak oleh tim safety lalu lintas kawasan. Diduga karena buru-buru dan tidak sabar menunggu, driver mobil milik PT AGI lalu menyalip loader di depannya.

Namun, dari arah berlawanan muncul satu unit truk trailer milik PT DSI yang melaju cukup kencang sehingga tabrakan tak bisa dihindari.

BACA JUGA  Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris di Sulawesi Tengah, Termasuk DPO 10 Tahun

Dedy menegaskan bahwa kecepatan maksimal kendaraan di jalan houling di dalam kawasan IMIP adalah 30 km/jam, sesuai aturan. Untungnya, dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa.

“Benar bahwa telah terjadi laka-lantas di area kawasan industri PT IMIP pada Minggu, 7 April 2024, sekitar pukul 06.30 WITA. Atas kecelakaan tersebut, terdapat 10 korban. Enam orang mengalami patah tulang dan empat lainnya hanya luka ringan. Para korban masing-masing menjalani perawatan medis di RS Bungku dan Klinik PT IMIP,” ujar Dedy.

PT AGI Perkasa Konstruksi, kontraktor asal Surabaya, menyatakan akan menanggung penuh seluruh biaya pengobatan karyawannya. Selain itu, perusahaan tersebut juga akan kooperatif dalam proses investigasi yang dilakukan oleh tim safety PT IMIP.

BACA JUGA  Empat Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Morowali Terancam 12 Tahun Penjara