Madika, Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, membuka Musyawarah Kamar Dagang dan Industri (KADIN) ke-VIII Provinsi Sulawesi Tengah di Grand Sya Hotel, Rabu (20/05/2026).

Dalam sambutannya, Reny menegaskan Musyawarah Provinsi KADIN bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum memperkuat persaudaraan, persatuan, dan sinergi antara dunia usaha dengan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota KADIN yang terus berkontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.

Wakil gubernur juga mengajak seluruh peserta musyawarah mengedepankan semangat kebersamaan dan musyawarah mufakat dalam menentukan kepemimpinan KADIN ke depan.

BACA JUGA  Program Berani Tangkap Banyak Jadi Andalan Pemprov Sulteng Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

“Siapa yang terbaik, itulah yang kita junjung bersama. Yang terpenting aman, damai, dan tidak ribut,” katanya.

Menurut Reny, pemerintah daerah saat ini terus mendorong peningkatan ekspor komoditas unggulan seperti kelapa dan gula melalui kerja sama dengan berbagai negara.

“Kita ingin Sulawesi Tengah menjadi daerah yang maju melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, koperasi, dan UMKM,” ungkapnya.

Ia berharap kepengurusan KADIN yang terpilih nantinya dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat investasi, pengembangan UMKM, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Tanpa bantuan KADIN, pemerintah juga tidak bisa bergerak sendiri. Karena itu mari kita bergandengan tangan membangun Sulawesi Tengah,” tutupnya.

BACA JUGA  Ruas Jalan Tonusu–Pendolo Segera Dibangun, Pemprov Sulteng Siapkan Rp10 Miliar

Kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Gubernur Sulawesi Tengah periode 2021-2025 H. Rusdy Mastura, unsur Forkopimda, mitra kerja terkait, serta para pengurus KADIN kabupaten dan kota.