Madika, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengajak mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menjadikan Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni se-Indonesia Timur (Poros Intim) IV Tahun 2026 sebagai wadah membangun karakter, integritas, dan kepemimpinan.

Ajakan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat membuka Poros Intim IV yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama di Palu, Senin (6/7/2026).

Kegiatan itu diikuti sekitar 500 mahasiswa PTKIN dari Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid mengatakan Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan generasi muda dan akademisi dari berbagai daerah di Indonesia Timur.

BACA JUGA  KPID Sulteng Kolaborasi dengan Balai POM

“Hari ini Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi tuan rumah perlombaan, melainkan Sulawesi Tengah menjadi rumah besar lahirnya persaudaraan antar generasi muda dan akademisi se-Indonesia Timur, yang mengembangkan gagasan, serta bertemunya talenta terbaik dan menyatukan semangat Indonesia Timur,” ujarnya.

Menurut Anwar Hafid, Poros Intim bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi media untuk menumbuhkan sportivitas, mengembangkan kemampuan akademik, memperkuat seni, serta mempererat ukhuwah antarmahasiswa.

“Poros Intim bukan sekadar ajang perlombaan. Di dalamnya ada semangat kompetisi yang sehat melalui olahraga, kecerdasan yang tumbuh melalui riset, kehalusan budi melalui seni, serta persaudaraan yang terjalin melalui ukhuwah islamiyah,” katanya.

BACA JUGA  UU Koperasi Perlu Direvisi agar Lebih Adaptif dan Berdaya Saing

Ia menilai nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Sulawesi Tengah yang berfokus pada pembentukan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak.

“Sulteng berakhlak, yaitu membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, etika, disiplin, pelayanan, dan tanggung jawab. Saya percaya mahasiswa PTKIN adalah bagian penting dari kekuatan tersebut,” ungkapnya.

Anwar Hafid mengajak seluruh peserta memanfaatkan Poros Intim IV sebagai tempat menempa diri menjadi calon pemimpin masa depan yang memiliki ilmu pengetahuan, karakter kuat, dan semangat pengabdian.

“Oleh karena itu, mari kita jadikan Poros Intim IV sebagai kawah candradimuka yang menempa lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan, mereka yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam karakter, rendah hati dalam kemenangan, dan teguh mengabdi kepada Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA  Wali Kota Palu Terima Penghargaan Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan selamat datang kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin, para pimpinan PTKIN, serta seluruh kontingen peserta dari berbagai wilayah Indonesia Timur yang hadir di Sulawesi Tengah.

Ia berharap pelaksanaan Poros Intim IV dapat memperkuat persaudaraan, kolaborasi, dan pertukaran gagasan antarmahasiswa PTKIN sekaligus melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.