Salimah Palu Dorong Edukasi Pra-Nikah, Gandeng Kemenag dan KUA
Madika, Palu – Pengurus Daerah (PD) Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Palu menjajaki kolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu dalam penguatan edukasi dan pembekalan pra-nikah bagi remaja dan calon pasangan.
Penjajakan tersebut dibahas dalam silaturahmi PD Salimah Kota Palu dengan Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, Dr. H. Ahmad Hasni, di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, Kamis (17/9/2026).
Pertemuan dipimpin langsung Ketua PD Salimah Kota Palu, Erni Susilowaty. Salah satu program yang diperkenalkan dalam pertemuan tersebut yakni Salimah Sister (Sekolah Pra-Nikah).
Program tersebut dirancang sebagai wadah pembekalan bagi masyarakat, khususnya remaja dan calon pasangan, agar memiliki persiapan sebelum memasuki kehidupan pernikahan.
Erni menjelaskan, Sekolah Pra-Nikah menjadi salah satu program kerja terdekat Salimah yang ditujukan untuk memberikan edukasi dan persiapan menghadapi pernikahan.
“Program ini memang khusus untuk persiapan usia nikah. Jadi ada pembekalan-pembekalan menjelang pernikahan,” ujar Erni.
Menurut Erni, program tersebut tidak hanya menyasar mereka yang sudah akan menikah, tetapi juga remaja yang berada dalam fase pra-nikah.
Karena itu, Salimah melihat pentingnya sinergi dengan Kemenag Kota Palu agar materi dan pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal.
Ia mengatakan, Salimah memiliki struktur program secara nasional, termasuk kurikulum Sekolah Pra-Nikah. Kurikulum tersebut dapat disesuaikan dan dijabarkan oleh masing-masing pengurus daerah sesuai kebutuhan wilayah.
“Kami dari Salimah ada timeline program kerja. Yang terdekat ada program Sekolah Pra-Nikah. Ini bisa diikuti dari mereka yang sudah memasuki masa nikah, ingin menikah, sampai remaja pra-nikah,” jelasnya.
Erni menambahkan, Salimah berharap program tersebut dapat dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kemenag Kota Palu, termasuk dalam bentuk seminar atau pembekalan persiapan pernikahan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kemenag Kota Palu Ahmad Hasni menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. Ia mengarahkan Salimah untuk membangun komunikasi lebih intensif dengan jajaran terkait di lingkungan Kemenag, khususnya Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Kantor Urusan Agama (KUA), serta penyuluh agama.
Menurut Ahmad Hasni, KUA memiliki peran penting dalam layanan dan pembinaan terkait pernikahan. Karena itu, kerja sama dengan KUA dan penyuluh agama dapat menjadi bagian dari pelaksanaan program pembekalan pra-nikah.
“Untuk kegiatan-kegiatan tersebut, Ibu bisa nanti bekerja sama dengan teman-teman di KUA. Leading sector-nya KUA juga. Ke depan Ibu bisa lebih intens dengan teman-teman di Bimas Islam,” kata Ahmad Hasni.
Ia juga menyarankan Salimah berkoordinasi dengan penyuluh agama di lingkungan Kemenag Kota Palu. Para penyuluh yang berada di KUA dapat dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan sesuai bidang dan kebutuhan program.
Ahmad Hasni turut menjelaskan bahwa Kemenag memiliki program bimbingan perkawinan bagi pasangan yang telah mendaftarkan pernikahan. Program tersebut memberikan pembekalan kepada calon pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
“Setiap pasangan yang sudah mendaftar mau menikah, diberikan bekal mereka. Nanti ada sertifikat,” ujarnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan sinergi antara Salimah Kota Palu dan Kemenag Kota Palu dalam memberikan edukasi serta pembekalan kepada remaja dan calon pasangan.