Jalan Tani Hingga Ambulance Diupayakan Wim Untuk Warga Dusun Lekatu
Madika, Palu – Anggota DPRD Kota Palu, Abdul Rahim Nasar Al Amri, mengaku akan segera mengupayakan akses jalan tani dan ambulance bagi warga Kelurahan Tipo, Dusun Lekatu.
Janji itu diutarakan Wim sapaan akrab Abdul Rahim saat menggelar reses bersama ratusan warga Lekatu, Senin (2/11/2026) malam.
Dijelaskan, pembukaan akses jalan tani telah dikoordinasikan bersama dinas terakit di Provinsi Sulawesi Tengah.
“Tadi saya undang juga OPD dari Provinsi. Kemungkinan besok akan di cek langsung lokasi yang akan dijadikan jalan tani untuk bapak ibu sekalian,” kata Wim disambut riuh tepuk tangan warga.
Politisi Demokrat ini mengaku, Lekatu merupakan wilayah yang berperan penting bagi dirinya sehingga bisa menjabat dua periode di DPRD Kota Palu.
“Mungkin apa yang saya lakukan tidaklah sebanding dengan komitmen bapak ibu semua yang telah mengamanahkan saya dua periode di DPRD. Jadi, setiap reses wilayah ini wajib untuk selalu saya kunjungi. Ini momen bagai semua yang hadir untuk menyampaikan aspirasinya,” lanjutnya.
Selain itu, Wim juga tengah berupaya agar warga dusun Lekatu memiliki ambulance sendiri. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Gubernur agar gagasan tersebut dapat segera terealisasi.
“Saya sudah sampaikan ke bapak gubernur agar ada satu ambulance di wilayah ini, supaya kalau ada yang berduka dan ingin memakamkan keluarganya keluar dari wilayah ini tidak lagi pusing untuk mencari ambulance,” katanya.
Dalam momen dialog, beberapa warga menyuarakan aspirasi terkait bantuan bagi pelaku usaha agar dapat difasilitasi.
“Hampir sebagian besar perempuan yang hadir malam ini berjualan di pasar, jadi kami minta tolong bisa dibantu modal usaha,” kata salah seorang warga.
Salah seorang pendeta yang turut hadir, juga menyuarakan aspirasi berupa bantuan perbaikan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) untuk warga.
“Cuman mau mengingatkan terkait MCK pak. Kemarin gereja kami sudah di bantu, sekarang tinggal MCK yang belum seperti yang bapak sampaikan dalam pertemuan sebelumnya,”
Menyahuti hal tersebut, Wim mengaku sudah siap untuk memperjuangkan aspirasi yang disampaikan oleh warga.
Diakuinya, terkait bantuan usaha, warga diminta untuk melengkapi berkas persyaratan yang telah ditentukan oleh Dinas Koperasi UMKM ataupun Dinas Sosial.
“Tahun depan saya akan upayakan. Kalau memang ada 100 orang yang perlu bantuan usaha, maka nanti akan dibagi dalam dua tahap. Jadi bantuannya berupa uang tunai sebesar dua juta hingga 2,5 juta per orang.” Jelasnya.
Terkait MCK, Wim mengaku telah menyampaikan ke dinas terkait dan kemungkinan akan direalisasikan pada tahun 2027 mendatang.