, yang melanda desa beka, kecamatan marawalo, kabupaten . Tak sedikit membuat orang tergerak untuk ambil andil membantu warga terdampak. Seperti yang dilakukan Forum informasi komunikasi kelompok pencinta alam (Fikpa) Sulawesi Tengah ().

Sejak pagi, para remaja pencinta alam ini telah bergelut bersama warga membantu proses penyelamatan harta benda yang bisa diselamatkan. Lumpur setinggi lutut orang dewasa, tak menghalangi niat meringankan beban warga.

“Dari pagi teman-teman sudah membantu warga. Meskipun kami tidak bisa memberi barang dan lain sebagainya. Semoga tenaga kami bisa meringankan beban mereka,”ungkap Ketua Fikpa , Andris ditemui di lokasi , Sabtu (27/03/2021).

Ketua Fikpa , Andris bersama warga membersihkan sisa materi banjir berupa lumpur yang menggenangi rumah warga di desa beka, kecamatan marawalo, kabupaten , Sabtu (27/03/2021). Foto :. Istimewa

Dijelaskan juga, dalam waktu yang bersamaan. Pengurus Fikpa tengah mengumpulkan dana, yang nantinya akan dibelanjakan sesuai kebutuhan para korban.

BACA JUGA  Nilai Tukar Petani di Sulteng Naik 1,10 Persen

“Insya Allah, teman-teman yang di akan segera membawa bantuan. Kalau liat kebutuhan mendesak sekarang ini air bersih dan perlengkapan bayi.”lanjut Andris.

Berdasarkan data aparat desa setempat, ada 57 rumah terendam lumpur akibat musibah ini. Warga yang terdampak telah diungsikan ke sejumlah titik aman.(Redaksi)