Pemprov Sulteng Salurkan Benih Jagung untuk 4.000 H
Madika, Palu – Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Retno Erningtyas Sugyono, mengungkapkan pihaknya menyalurkan bantuan gratis benih jagung hibrida untuk seluas 4.000 hektare kepada petani di daerahnya.
“Provinsi Sulawesi Tengah tahun ini kembali mengalokasikan bantuan benih jagung hibrida ke Kabupaten Tojo Unauna, untuk lahan seluas 3.500 hektar bersumber dari anggaran APBN. Ini telah disalurkan kepada kelompok tani sasaran beberapa waktu lalu, dan 500 hektar dari APBD Provinsi Sulawesi Tengah,” ucapnya mewakili Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng, dalam satu kegiatan, Rabu (23/8/2023).
“Tentunya dibutuhkan tanggung jawab penuh dari petani-petani kita yang telah menerima bantuan ini dalam melaksanakan budidaya dan pemeliharaannya, dengan kawalan dan pembinaan penuh dari penyuluh pertanian tentunya,” tambah Retno.
Diharapkan tanggung jawab penuh dari petani-petani jagung dalam melaksanakan budidaya dan pemeliharaan. Kemuduan kawalan penuh dari penyuluh pertanian hingga masa panen. Selian itu, pencatatan dan pelaporan rutin terkait luas tanam, panen, produktivitas dan produksinya.
Tujuannya agar riwayat perjalanan dari bantuan benih gratis ini dapat terbaca dan terdokumentasi seberapa besar dampaknya terhadap peningkatan produktivitas, produksi dan pendapatan petani-petani Sulteng. Menurut Retno, ini sebagai wujud tanggungjawab untuk turut menjaga akuntabilitas setiap uang negara yang dikucurkan untuk pembangunan pertanian.
Retno mengungkapkan produksi jagung Provinsi Sulawesi Tengah untuk tahun 2022 mengalami peningkatan dibanding 2021 sebanyak 29,44 % atau sebesar 118 ton pipilan jering. Salah satu wilayah penyumbang kenaikan produksi itu adalah Kabupaten Tojo Unauna, yang mengalami kenaikan produksi sebesar 57%, yaitu dari 34.188 ton pada 2021, naik menjadi 91 ton pada Tahun 2022.
“Kabupaten Tojo Unauna untuk sektor pertanian terkenal dengan komoditi jagungnya, sehingga wajar, saat bicara pertanian, ketika menyebut Kabupaten Tojo Unauna, yang terbayang adalah komoditi jagungnya. Dan sebaliknya ketika menyebut komoditi jagung, yang terbayang adalah Kabupaten Tojo Unauna,” ungkapnya.
Penulis : Mikel
Tinggalkan Balasan