Madika, – Turnamen Domino Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Teknik Universitas Tadulako (Untad) , Sulawesi Tengah () resmi dibuka pada Kamis (22/2/) siang di Gelora Bumi Kaktus (GBK) Jalan Yos Sudarso.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) , Irvan Aryanto bersama Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Dody Triwinarto berkesempatan membuka turnamen domino yang rencananya dilaksanakan selama empat hari hingga 25 Februari mendatang.

Ketua IKA Teknik Untad , Arwan Ibrahim dalam sambutannya mengatakan, turnamen domino itu sengaja digelar dalam rangka memperkuat silaturahmi dan menjalin keakraban antar sesama.

“Makanya silaturahminya dalam bentuk open turnamen domino, yang menurut kami seluruh lapisan masyarakat dapat berkumpul dan menikmati pertandingan ini,” katanya.

Arwan juga menambahkan, tujuan lain digelarnya turnamen olahraga ini adalah untuk menjaring atau mencari bibit-bibit atlet domino yang bisa mengharumkan nama , khususnya Kota Palu.

BACA JUGA  Waspada! BNN Palu Temukan Narkoba Jenis Liquid Vape

Lanjut Arwan, tidak kalah penting adalah ingin menunjukkan ke masyarakat luar bahwa Sulteng, khususnya Kota Palu terus bergerak dan menggeliat ekonominya pascabencana 28 September 2018 lalu.

“Kalau kita jalan-jalan di dalam kota, hampir tidak kelihatan kalau daerah kami pernah dilanda . Ini bentuk kontribusi sosial kami dari Fakultas Teknik Untad, kami ingin memperlihatkan bahwa Sulteng, khususnya Palu sudah menggeliat dan kembali menjadi suatu kota yang indah,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Arwan juga tak lupa berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi mendukung terselenggaranya turnamen domino akbar tersebut.

“Selamat datang para peserta. Selamat bertanding dan kami berharap melalui turnamen domino ini silaturahmi kita tetap terjaga dan ditingkatkan,” katanya.

BACA JUGA  43 Penulis Ikuti Bimtek Bacaan Anak Dwibahasa

Sebelumnya Ketua Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Kota Palu, Rahmat Zainudin menyebutkan, turnamen domino itu diikuti ribuan peserta yang berasal dari dalam maupun luar Sulteng.

Adapun peserta luar Sulteng yang mendaftar untuk mengikuti turnamen domino akbar di Palu ini diantaranya dari Kalimantan, Ternate, Jakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan daerah lainnya.

Dia menjelaskan, turnamen domino ini menggunakan aturan Pordi yang sudah baku dipakai dalam lima kali kejuaraan nasional.

Untuk biaya pendaftaran bagi satu pasang peserta sebesar Rp600 ribu dengan sistem setengah kompetisi.

“Ini event terbesar yang pernah digelar di Sulawesi Tengah,” kata Rahmat Zainudin saat ditemui sejumlah jurnalis usai technical meeting peserta di GBK, Rabu (21/2/) sore.

BACA JUGA  Polda Sulteng Ungkap Jaringan Pencurian ECU Mobil di 23 TKP

Dia mengatakan, dalam turnamen domino terbesar di Sulteng itu pihak panitia menyediakan hadiah utama dua unit mobil bagi juara 1.

Kemudian untuk pemenang kedua panitia menyiapkan dua sepeda motor CBR, juara ketiga dua sepeda motor CRF, dan dua unit sepeda motor PCX untuk juara empat.

“Untuk hadiah mobil dan motor itu sudah lengkap dengan BPKB dan STNKnya,” tutur Rahmat.

Tak hanya itu, pihak panitia juga menyediakan hadiah uang tunai sebesar Rp3 juta per pasang untuk juara 5-8 dan Rp1,5 juta per pasang bagi juara 9-16. Disamping itu, pihak panitia juga menyiapkan hadiah doorprize seperti televisi, kulkas, mesin cuci, kipas angin, speaker dan alat elektronik lainnya.