Madika, Palu – Barcelona mendapat kabar kurang menggembirakan menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Gelandang andalan mereka, Frenkie de Jong, dipastikan mengalami robekan ligamen kolateral medial (MCL) pada lutut kanan dan harus menepi pada awal kompetisi.

Cedera tersebut didapat De Jong saat membela timnas Belanda di Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Juni hingga Juli. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan di Barcelona, klub secara resmi mengumumkan diagnosis cedera sang pemain pada 23 Juli 2026.

Dalam pernyataan resminya, Barcelona memastikan De Jong mengalami robekan MCL dan akan menjalani proses pemulihan di bawah pengawasan tim medis klub.

“Tes medis telah mengonfirmasi bahwa De Jong mengalami robekan pada ligamen kolateral medial (MCL) di lutut kanannya. Pemain akan menjalani perawatan di bawah pengawasan tim medis klub,” demikian pernyataan resmi Barcelona.

BACA JUGA  Manchester United Bidik 5 Gelandang Baru, Camavinga hingga Sander Berge Masuk Daftar

Meski tidak memerlukan operasi, proses pemulihan diperkirakan berlangsung minimal enam pekan, bahkan dapat memakan waktu beberapa bulan bergantung pada perkembangan kondisi pemain berusia 29 tahun tersebut.

Laga terakhir De Jong sebelum cedera terjadi saat Belanda menghadapi Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan itu, Belanda tersingkir melalui adu penalti.

Akibat cedera tersebut, De Jong dipastikan absen saat Barcelona menghadapi Elche pada laga pembuka LaLiga musim 2026/2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus 2026.

Menghadapi absennya De Jong, pelatih Hansi Flick diperkirakan akan mengandalkan sejumlah gelandang lain seperti Pedri, Gavi, Marc Bernal, Marc Casadó, Dani Olmo, dan Fermín López untuk menjaga keseimbangan permainan Blaugrana.

BACA JUGA  Menang 2-1 atas Arsenal, Lens Memuncaki Grup B Liga Champions

De Jong juga memberikan penjelasan mengenai kondisinya sekaligus membantah anggapan bahwa dirinya kurang berkomitmen terhadap Barcelona.

“Sulit bagi saya melihat orang mempertanyakan komitmen saya kepada klub karena laporan palsu. Sepak bola adalah segalanya bagi saya. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk Barcelona maupun tim nasional Belanda,” ujar De Jong.

Ia mengaku sempat mengira cedera yang dialaminya tidak terlalu serius.

“Selama Piala Dunia, saya mengalami cedera lutut. Dokter awal mengatakan itu ringan, tapi pemeriksaan di Barcelona menunjukkan lebih serius dari yang dikira. Syukurlah, operasi tidak diperlukan,” kata De Jong.

Selain kehilangan salah satu pengatur tempo permainan, klub juga harus memastikan proses pemulihan sang gelandang berjalan optimal agar dapat kembali memperkuat tim tanpa risiko cedera berulang.

BACA JUGA  Berstatus Bebas Transfer, Marco Asensio Jadi Buruan MU dan Aston Villa

Cedera ini juga berpotensi memengaruhi nilai pasar De Jong yang diperkirakan berada di kisaran €70 juta atau sekitar Rp1,2 triliun, apabila masa pemulihannya berlangsung lebih lama dari perkiraan.