Madika – Persebaya Surabaya berhasil kalahkan Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 dalam laga perdana Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu, 26 Juli 2026.

Gol bunuh diri pemain Persija, Radovan Pankov, di babak kedua menjadi penentu kemenangan Bajul Ijo pada pertandingan yang kick-off pukul 19.30 WIB ini.

Pertandingan antara Persebaya dan Persija berjalan sangat keras sejak awal. Meskipun kedua tim menunjukkan intensitas tinggi, gol kemenangan Persebaya akhirnya tercipta di menit ke-63 setelah Radovan Pankov salah mengantisipasi bola dan memasukkan ke gawang sendiri.

Macan Kemayoran sempat memiliki peluang emas melalui gol Denis Kolinger, namun dianulir wasit karena posisi offside.

BACA JUGA  Pencak Silat Militer Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira Jadi Ajang Pembinaan Atlet Nasional

Kekalahan ini menjadi awal yang kurang baik bagi debut Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija, membuat timnya gagal meraih poin perdana di Grup B Piala Presiden.

Secara statistik, Persebaya mendominasi penguasaan bola dengan 56% berbanding 44% milik Persija. Namun, tembakan ke gawang kedua tim cukup minim, dengan Persebaya mencatatkan 2 tembakan dan Persija hanya 1.

Pertandingan yang diwarnai tensi tinggi ini juga menghasilkan dua kartu kuning untuk Persebaya (Toni Firmansyah dkk.) dan dua untuk Persija (Witan Sulaeman, Agi Firmansyah).

“Saya tetap apresiasi kerja keras pemain meski hasil tidak sesuai harapan. Gol bunuh diri memang sangat disayangkan,” kata Shin Tae-yong, Pelatih Persija.

“Target kami bukan sekadar menang, tapi membangun chemistry tim. Namun tentu kemenangan ini penting bagi kami,” ujar Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya.

BACA JUGA  Polda Sulteng Raih Tiga Emas dan Satu Perunggu pada Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII

Dengan hasil ini, Persebaya menduduki posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan tiga poin, di bawah Port FC yang memiliki selisih gol lebih baik. 

Persija Jakarta tertahan di peringkat ketiga tanpa poin. Laga berikutnya akan mempertemukan Persija dengan Port FC pada 29 Juli 2026, sementara Persebaya akan menghadapi PSMS di tanggal yang sama.

Kekalahan ini memberikan tekanan awal bagi Persija yang masih dalam tahap adaptasi dengan strategi Shin Tae-yong.

Di sisi lain, Persebaya berhasil memanfaatkan momentum dan menunjukkan dominasi permainan, meskipun gol kemenangan berkat kesalahan lawan.

Rivalitas klasik antara Persebaya dan Persija ini kembali memanas, dibuktikan dengan tensi tinggi sepanjang laga. Persebaya berhasil kalahkan Persija, menjadi modal penting untuk pertandingan selanjutnya.

BACA JUGA  Prediksi Pertandingan Sevilla Vs Real Madrid: Reuni Ramos dalam Laga Penuh Tantangan