Polda Sulteng Raih Tiga Emas dan Satu Perunggu pada Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII
Madika, Palu – Kontingen gabungan klub Polda Sulawesi Tengah menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 yang berlangsung di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 9–12 Juli 2026.
Dalam kejuaraan yang diikuti atlet taekwondo dari berbagai satuan kepolisian dan daerah di Indonesia tersebut, kontingen Polda Sulawesi Tengah berhasil mengoleksi tiga medali emas dan satu medali perunggu.
Seluruh medali emas dipersembahkan oleh Briptu Johansen Ba, personel SPN Polda Sulawesi Tengah. Ia berhasil menjadi juara pada nomor Poomsae Individual Putra, Pair Poomsae, dan Beregu Poomsae Putra.
Atas penampilan gemilangnya sepanjang kejuaraan, Briptu Johansen juga dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Putra Kategori Poomsae.
Sementara itu, Bripda Nur Mecca Nabilah Putri, personel Ditsamapta Polda Sulawesi Tengah, turut menyumbangkan medali perunggu pada nomor Kyorugi Under 73 kilogram putri.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Djoko Wienartono, mengatakan prestasi yang diraih para atlet merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat latihan yang terus dijaga oleh seluruh personel.
“Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Polda Sulawesi Tengah, tetapi juga menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi, baik dalam pelaksanaan tugas maupun di bidang olahraga,” ujarnya.
Djoko berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi atlet-atlet taekwondo Polda Sulawesi Tengah untuk terus meningkatkan kemampuan serta mempertahankan prestasi pada berbagai kejuaraan mendatang.
Menurutnya, keberhasilan itu sekaligus menegaskan komitmen Polda Sulawesi Tengah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, tidak hanya di bidang kepolisian, tetapi juga di bidang olahraga.
Prestasi tersebut turut mengharumkan nama Polda Sulawesi Tengah di tingkat nasional serta menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di lingkungan kepolisian mampu melahirkan personel yang berprestasi dan berdaya saing.