Madika, Donggala – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPC Gekrafs) Kabupaten Donggala menggelar Ekrafster Show 2026 dengan mengangkat tema “Masa Depan Pemuda dan Ekonomi Kreatif Donggala di Era Digital”.

Kegiatan yang berlangsung pada 4–5 September 2026 tersebut dipusatkan di Benkmor Camping, Desa Bale, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala.

Ekrafster Show 2026 menjadi ruang bagi pemuda, pelaku ekonomi kreatif, pemerintah daerah, serta pengurus Gekrafs Donggala untuk berdiskusi dan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Nature Camp Talk, sebuah talkshow yang menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala, Kepala Bidang Kepemudaan Disdikpora Donggala, serta Dewan Pembina Gekrafs Kabupaten Donggala.

Dalam sesi tersebut, pembahasan berfokus pada masa depan pemuda, potensi ekonomi kreatif, serta peluang pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal Kabupaten Donggala di tengah perkembangan era digital.

BACA JUGA  Inflasi Sulawesi Tengah Juli 2024 Capai 2,45 Persen

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Networking Session. Para pengurus dan peserta berdiskusi mengenai keberlanjutan Gekrafs Donggala, termasuk peluang kolaborasi dan penguatan peran pemuda dalam ekosistem ekonomi kreatif daerah.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Donggala terhadap pengembangan ekonomi kreatif juga terus diperkuat melalui sejumlah program.

Di antaranya pendataan pariwisata berbasis ekonomi kreatif, dukungan terhadap pengembangan desa wisata, serta fasilitasi pelatihan bagi tour guide dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di sejumlah desa.

Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala menyatakan akan terus melanjutkan sinergi dan kerja sama bersama Gekrafs Donggala untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

BACA JUGA  Kakanwil Kemenkumham Sulteng Serahkan12 Sertifikat Merek untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis Lokal

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong produk dan potensi ekonomi kreatif Donggala agar semakin dikenal, tidak hanya di tingkat Sulawesi Tengah, tetapi juga secara nasional hingga internasional.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Disdikpora Donggala, Vallen Siske, menilai pemuda memiliki peran penting dalam menyokong pertumbuhan pembangunan dan perekonomian di Kabupaten Donggala.

Menurutnya, pemuda perlu terus aktif mengambil bagian dalam pembangunan melalui kolaborasi, penciptaan gagasan, serta eksekusi berbagai program yang dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Donggala.

“Pemuda harus tetap aktif berkontribusi melalui kerja sama, menciptakan ide, dan mengeksekusi jalannya pembangunan sumber daya manusia di Donggala,” ujar Vallen.

Ketua Gekrafs Donggala, Rehstaat H. Pelu, berharap Ekrafster Show 2026 dapat menjadi katalisator dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Kabupaten Donggala.

BACA JUGA  PT Vale Latih Ratusan Pekerja dan Tenaga Medis Tangani Gigitan Ular Berbisa

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi antara Gekrafs dan Pemerintah Kabupaten Donggala dalam mewujudkan ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata yang berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi katalisator pembangunan, khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia bagi pemuda di Donggala, sekaligus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Donggala untuk mewujudkan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan,” kata Restat.

Rangkaian Ekrafster Show 2026 ditutup pada hari kedua melalui agenda Running With Friends, yakni kegiatan lari pagi bersama peserta.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan dan jejaring antarpemuda serta pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Donggala.