Madika, Palu – 45 anggota selama 17-24 Februari 2022 kembali ke daerah pemilihan masing-masing menjalankan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat.

Seperti halnya yang dilakukan Sekretaris , , kembali ke daerh pemilihannya di Kabupaten Parigi Moutong. Reses masa sidang kedua tahun ketiga ini, memusatkannya di empat titik masing-masing Desa Tindaki Kecamatan Parigi Selatan, Desa Tamanbali Malakosa Kecamatan Balinggi, Desa Purwasari dan Desa Buana Sari Kecamatan Torue.

Reses kali ini dilaksanakan di Balai Banjar Adat Tamanbali, dihadiri anggota Kabupaten Parigi Moutong Putu Eddy Tangkas dan I Ketut Mardika, serta para kepala desa, ketua adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Kepada masyarakat, I Nyoman Slamet menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan penjaringan aspirasi. Sehingga dalam reses tersebut, masyarakat banyak menitipkan harapan kepada politikus PDI Perjuangan itu untuk diperjuangkan dalam anggaran daerah.

BACA JUGA  Enam Saran Ketua DPRD Sulteng Terkait Penangan Covid-19

Seperti halnya disampaikan I Wayan Sutiadi selaku Ketua Kelompok Tani Parigi Selatan, berharap kepada wakil rakyat tersebut untuk mendukung pemenuhan alat pertanian, pupuk bersubsidi dan disediakannya tempat pendistribusian hasil panen.

Lain halnya diutarakan I Nyoman Sutariana selaku Ketua Seni Gong Adat Bali Kecamatan Balinggi, meminta kiranya dapat dibantu alat kesenian untuk keperluan ibadah, diberikan bantuan dana untuk perbaikan jalan ketempat pemblastian umat hindu, bantuan paving untuk halaman pura, dibantu lampu tenaga surya untuk penerangan rumah ibadah/pura.

Begitupula aspirasi yang disampaikan I Gede Eka Putra selaku Ketua Pemuda Olahraga Umat Hindu, meminta kiranya dibantu berupa penyediaan sarana dan prasarana olahraga bola volly berupa baju olahraga, bola, net dan bantuan dana untuk pembuatan lapangan permanan. Juga berharap diberikan beasiswa bagi masyarakat kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan.

Aspirasi juga disampaikan ibu Nisaayu Putu Agus Yani Selaku Ketua PKK dan Ketua Wanita Hindu Darma (WHDI), Meminta kira dibantu tenda terowongan, kursi pelastik dan soundsistem, baju serangam untuk ibu-ibu WHDI.

BACA JUGA  Sukses Bersama MH Whitening Skin

Sementara itu, Kepala Desa Malakosa, Husen, mewakili para kepala desa yang hadir berharap diberikan bantuan jalan usaha tani, saluran air, jalan akses menuju tempat wisata Tumpapa, Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) sebenyak 70 rumah.

Atas seluruh harapan masyarakat itu, I Nyoman Slamet mengatakan akan menampung dan memperjuangkan segala Aspirasi masyarakat, dengan cara mendorong pemerintah daerah melalui lintas komisi yang berkaitan lansung dengan aspirasi tersebut.

“Terkait penyediaan pupuk saat ini pemerintah telah mengurangi pemakaian pupuk yang berbahan kimia dan pemerintah menganjurkan penggunaan pupuk organik atau pupuk kompos. Pupuk organik ini dapat mengurangi biaya atau modal juga bahan-bahan yang digunakan pembuatan pupuk tersebut mudah didapatkan,” tuturnya.

BACA JUGA  Jalan Siuna-Boalemo Seperti Kolam

Karena itu, Nyoman Slamet berjanji akan membuat kegiatan pelatihan kepada kelompok-kelompok tani terkait tata cara pembuatan pupuk organik yang baik dan berkualitas, sehingga para petani tidak lagi ketergantungan pada pupuk yang mengandung bahan kimia.

“Dengan pupuk organik, hasil yang didapatkan benar-benar berkualitas dan sumber perekonomian bagi petani lebih meningkat,” tandasnya.(win)