Karyawan PT UKK Diduga Jatuh dari Tongkang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Madika, Morut – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (UKK) yang diduga terjatuh dari tongkang di kawasan Pelabuhan Jetty Desa Ganda-Ganda, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
Korban diketahui bernama Supriadi (31). Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari rekan korban, Budi, pada Selasa (4/8) pukul 18.07 WITA.
Peristiwa bermula pada Selasa sekitar pukul 06.10 WITA saat korban melakukan pengecekan kemiringan tongkang di bagian belakang. Rekan korban kemudian memintanya kembali ke bagian depan tongkang, namun panggilan tersebut tidak mendapat respons.
Saat dilakukan pengecekan, rekan korban hanya menemukan helm dan sepatu milik Supriadi mengapung di permukaan air. Hingga sore hari korban tidak kunjung ditemukan.
Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh rekan kerja bersama aparat setempat, namun belum membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Pos SAR Morowali untuk meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Morowali berangkat menuju lokasi pada Selasa pukul 18.24 WITA menggunakan kendaraan personel dan tiba sekitar pukul 22.54 WITA.
Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mempersiapkan operasi pencarian.
Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (5/8) pukul 07.00 WITA, tim SAR gabungan menggelar briefing guna mengecek kesiapan personel, peralatan, serta membagi tugas sesuai prosedur operasi standar Basarnas.
Selanjutnya pada pukul 07.15 WITA, pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU pertama melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan alat pendeteksi bawah air Aqua Eye dengan radius dua mil laut.
“Sementara SRU kedua menyisir kawasan pesisir di sekitar Pelabuhan Jetty Ganda-Ganda menggunakan speed boat milik PT UKK dengan radius pencarian sekitar satu kilometer.” Kata Rusmadi, Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Morowali, Polsek Petasia, Babinsa, PT Usaha Kita Kinerja Utama (UKK), serta masyarakat setempat.
Berbagai peralatan dikerahkan dalam operasi tersebut, antara lain perahu karet, kendaraan personel, peralatan penyelamatan di air, perangkat navigasi, peralatan komunikasi, perlengkapan medis, dan peralatan evakuasi.
Hingga laporan awal ini disampaikan, korban masih dalam pencarian dan perkembangan operasi SAR akan terus diperbarui oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.