, – Panitia khusus () Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LPKJ) Walikota tahun anggaran 2020, yang dibentuk DPRD akan fokus mengkaji penggunaan dan pemanfaatan dana dalam dokumen tersebut.

Kajian sendiri dilakukan menyusul banyaknya pertanyaan menyangkut penangan , baik penyalur dana stimulan, jaminan hidup (Jadup) serta pembangunan hunian tetap (Huntap) oleh masyarakat.

“Dana di tahun kemarin sangat besar. Jadi kami akan mengkajinya, apakah sesuai penggunaannya atau tidak,”kata Ketua Armin St, Selasa (30/03/2021).

Poltisi Gerindra ini juga meminta, dinas terkait proaktif serta menyiapkan seluruh dokumen anggaran menyangkut penangan bencana. Sebagai penyelarasan dengan fakta lapangan.

“Kami akan panggil dinas pekerjaan umum, dinas sosial, badan penanggulangan bencana. Dan semua pihak terkait penanganan bencana, karena pasti teman-teman juga ingin mengetahui langsung, apakah anggaran yang digelontorkan sesuai,”sebutnya.

BACA JUGA  Akhirnya, Bus yang Terjatuh di Kilo 4 Kebun Kopi Berhasil Evakuasi

Pansus sendiri diberi waktu tiga hari masa kerja, dimulai pada Rabu 31 Maret. Sebelum dilaporkan ke paripurna pada 8 April mendatang.

“Nanti rekomendasi yang kami buat akan kami sampaikan ke walikota melalui paripurna. Semoga rekomendasi yang kami sampaikan bisa ditindak lanjuti walikota,”tegasnya.

Sebelumnya, Walikota , Hadianto Rasyid secara resmi telah melaporkan LKPJ tahun anggaran 2020 ke DPRD melalui rapat paripurna pada Selasa 30 Maret.(Redaksi)