Madika, Parigi – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah menjadikan kegiatan Pembinaan, Koordinasi, Supervisi dan Monitoring (PKSM) sebagai agenda rutin dalam memperkuat struktur partai di daerah.

Kegiatan PKSM kali ini dilaksanakan di DPD PKS Kabupaten Parigi Moutong setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Poso dan Morowali.

Tim DPW PKS Sulteng dipimpin Ketua DPW PKS Sulteng, Muhammad Wahyudin, didampingi Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW), Nurdin Hanafi.

Turut hadir Bendahara DPW Sri Atun, Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng sekaligus Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga (BiPeKa), Wiwik Jumatul Rofi’ah, serta sejumlah pengurus DPW lainnya.

Kedatangan rombongan disambut Ketua DPD PKS Parigi Moutong, Muh Basuki, bersama jajaran pengurus DPD, DED, dan MPD PKS Parimo.

BACA JUGA  DPW PKS Sulteng Berangkatkan Relawan ke Lokasi Banjir Sumatera

Dalam arahannya, Muhammad Wahyudin menegaskan bahwa PKS dikenal sebagai partai dengan militansi kader dan soliditas struktur yang kuat hingga tingkat bawah.

“Kita juga dikenal sebagai partai yang memiliki soliditas struktur. Mulai dari tingkat paling atas hingga paling bawah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PKSM menjadi sarana evaluasi dan pembenahan organisasi agar pengelolaan partai berjalan sesuai prinsip-prinsip yang baik.

“PKSM ini, insya Allah akan menjadi agenda rutin DPW PKS Sulteng. Minimal akan dilakukan setiap empat bulan kita turun lagi ke DPD-DPD se-Sulawesi Tengah,” katanya.

Sementara itu, Ketua DSW PKS Sulteng, Nurdin Hanafi, menyampaikan tausiah terkait tugas Dewan Etik Daerah (DED) dalam memberikan rambu-rambu politik agar tetap berjalan sesuai prinsip syariah.

BACA JUGA  Ridwan: Regulasi Penting, Kemanusian yang Utama

Ia juga kembali mengingatkan komitmen PKS dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan umat Islam.

“Masjidil Aqsa adalah salah satu dari tiga masjid suci umat Islam, yakni Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsa,” tegasnya.