Madika, Jakrta – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk mengumumkan bahwa Direktur Perseroan, Grandy Prajayakti, telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

Surat pengunduran diri tersebut diterima perusahaan pada 22 Juli 2026 dan diumumkan kepada publik melalui keterbukaan informasi pada 25 Juli 2026.

Pengunduran diri Grandy menjadi sorotan karena terjadi hanya sekitar 12 hari setelah PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2026.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen menyebut pengunduran diri tersebut dilakukan atas alasan pribadi.

“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Saudara Grandy Prajayakti dari jabatannya sebagai Direktur terhitung sejak 22 Juli 2026. Pengunduran diri tersebut disampaikan dengan alasan pribadi,” demikian pernyataan resmi PT RANS Entertainment Indonesia Tbk.

BACA JUGA  Elektabilitas Pasangan AMIN di Pemilihan Presiden 2024, Antara Realitas dan Survei

Sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan regulasi pasar modal, perusahaan akan membawa pengunduran diri tersebut ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memperoleh persetujuan pemegang saham.

“Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persetujuan atas pengunduran diri tersebut sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis manajemen.

Manajemen RANS juga menegaskan bahwa perubahan susunan direksi tersebut tidak memengaruhi operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.

“Manajemen RANS menyampaikan bahwa pengunduran diri Direktur tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.”

BACA JUGA  Penumpang Angkutan Udara November 2023 Naik 5,37 Persen

Selain itu, perusahaan menyampaikan apresiasi atas kontribusi Grandy selama menjabat sebagai Direktur.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi Saudara Grandy Prajayakti selama bergabung bersama perseroan, dan kami mendoakan yang terbaik untuk langkah berikutnya,” ujar manajemen.

Grandy Prajayakti diketahui menjabat sebagai Direktur PT RANS Entertainment Indonesia Tbk sejak 2025. Ia memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di bidang pemasaran, pengembangan bisnis, dan manajemen operasional.

Pengunduran diri Grandy terjadi pada fase awal perjalanan RANS sebagai perusahaan terbuka. Perseroan sendiri berhasil menghimpun dana sekitar Rp429,25 miliar melalui penawaran umum perdana saham.

Sejumlah pelaku pasar menaruh perhatian terhadap dinamika tersebut mengingat stabilitas manajemen menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan investor dalam menilai prospek emiten baru. Namun, hingga saat ini perusahaan menegaskan bahwa seluruh aktivitas bisnis dan strategi operasional tetap berjalan sebagaimana mestinya.

BACA JUGA  PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel, Laba Semester I 2026 Tembus US$104 Juta

Proses transisi kepemimpinan kini tengah disiapkan sambil menunggu pelaksanaan RUPS. Perseroan juga berpeluang menunjuk pelaksana tugas maupun menetapkan susunan direksi baru sesuai keputusan pemegang saham.

Pengunduran diri Grandy Prajayakti akan diproses mengacu pada ketentuan POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi Material, POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, serta Anggaran Dasar Perseroan.