Madika, Sioyong –  kedua Ketua DPRD Provinsi (Sulteng), Dr Hj Lawira dilakukan di Desa Sioyong, Kecamatan Dampelas, , Sabtu 19 maret 2022. tersebut dihadiri ratusan warga yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga ibu-ibu majelis taklim.

Dihadapan mereka, Nilam Sari Lawira menegaskan akan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Nilam menjelaskan merupakan tugas wajib wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

“Tidak hanya datang mendengar dan menyerap aspirasi tetapi diperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” kata Nilam Sari Lawira, dilansir dari metrosulawesi.id.

Dalam dialog berbagai aspirasi disampaikan masyarakat kepada Ketua . Mulai dari infrastruktur irigasi, jalan dan jembatan yang menghubungkan kantong produksi, penerangan listrik, peternakan , hingga aspirasi dari majelis taklim.

BACA JUGA  Satgas Covid-19 Sulteng Perlu Belajar Dari Manado

Nilam mengatakan akan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena itu dia menyarankan masyarakat membuat proposal usulan kepadanya untuk kemudian diteruskan ke eksekutif.

“Proposal itu menjadi bukti yang akan diteruskan ke pemerintah. Ini kalau menggunakan anggaran pemerintah,” katanya.

Nilam menjelaskan aspirasi yang akan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan. Misalnya soal irigasi, perlu dilihat besaran hektar yang dialiri air dari irigasi. Kalau di atas 3.000 ha maka pembangunan irigasi menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Bila luasan 1000 sampai 3000 menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Sedangkan di bawah 1000 hektar menjadi kewenangan pemerintah .

Setelah dialog Nilam Sari Lawira menyerahkan secara simbolis bantuan sembako kepada masyarakat Sioyong. Nilam juga memberikan bantuan uang kepada pengurus majelis taklim Sioyong yang memerlukan alat musik hadrah.(*)

BACA JUGA  Musrenbang RPJMD Percepat Pembangunan Sulteng