, – Walikota , Hadianto Rasyid meminta, penyintas untuk segera menempati Hunian Tetap () di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga. Keinginan itu dituangkan Hadianto melalui surat edaran nomor : 360/ 1391/ BPBD/ 2021 tentang percepatan proses penghunian yang diterbitkan 25 Juni.

Menyikapi hal itu, Anggota DPRD , Mohamad mengaku Walikota harusnya jeli dalam mengeluarkan surat edaran. Sebab diakuinya, fasilitas dasar di lokasi hunian tersebut belum terpenuhi seperti, air bersih.

“Bagaimana orang-orang mau tempati , Fasilitas di dalamnya belum terpenuhi,” kata Imam sapaan akrabnya, Minggu (11/07/2021).

Lanjut Imam, surat edaran yang dikeluarkan juga terkesan memaksa penyintas. Sebab, pada point dua dalam surat edaran, akan menarik bantuan Huntap dari mereka yang berhak mendapatkan hingga batas waktu 10 Juli.

“Harusnya pak Wali cek dulu ke lokasi. Jangan asal keluarkan surat edaran. Jangan kita bebani lagi mereka,”cetus Imam.

BACA JUGA  Studi Lapangan PKP Pemprov Sulteng Pilih Kota Denpasar

Dirinya berharap, surat edaran itu dapat ditinjau kembali, dan meminta pemerintah untuk memenuhi fasilitas dasar hunian sebelum menyuruh masyarakat untuk menempati Huntap.

“Penuhi dulu kebutuhan dasar di Huntap, baru suruh warga untuk menempatinya,”pungkasnya.(SOB)