, – Sekretaris PKS DPR RI, Ledia Hanifa mengakui pemerintah menginginkan Pemilu serentak dilaksanakan pada Mei 2021, namun itu baru usulan dari pemerintah, DPR RI belum memberikan persetujuan.

Saat ngopi pagi bersama sejumlah wartawan di Kota Palu, Ahad 10 Agustus 2021, Ledia menyampaikan PKS secara kelembagaan juga belum mengambil sikap. Namun jika melihat waktu sebagaimana usulan pemerintah, sepertinya berat untuk disetujui, mengingat antara Pemilu ke Pilkada waktunya cukup singkat, apalagi dilaksanakan ditahun yang sama.

“Pemilu Mei masih sebatas usulan pemerintah. PKS sendiri masih menunggu usulan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), karena KPU yang menjalankannya. Namun melihat pengalaman Pemilu sebelumnya, tanpa ada Pilkada saja banyak penyelenggara menjadi korban, akibat kelelahan,” tutur Ledia, didampingi Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, Wiwik Jumatul Rofi'ah dan Wakil ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, Sri Atun.

Walaupun mengaku masih menunggu usulan KPU, tetapi Ledia sudah mendapatkan gambaran dimana KPU meminta pelaksanaan Pilkada serentak dilaksanakan di Februari 2025 jika Pemilu serentak dilakanakan bulan Mei .

BACA JUGA  Serahkan Pokir, Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng Ajak Makmurkan Masjid

“Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak masih dalam pembahasan, belum ada kesepakatan. Namun beberapa fraksi sepertinya sudah mendukung usulan pemerintah tersebut, yakni Pemilu pada Mei 2024, diantara fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi . Tetapi secara sikap, DPR RI belum mengambil keputusan,” tegas Ledia, yang juga anggota DPR RI.(win)