Resmi Pimpin PKB Kota Palu, Nanang Fokus Konsolidasi dan Persiapan Pilwali 2029
Madika, Palu – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palu periode 2026–2031, H. Nanang, mengungkapkan adanya arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk mulai mempersiapkan langkah politik menghadapi agenda besar daerah, termasuk Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Palu 2029.
Pernyataan itu disampaikan Nanang usai mengikuti pelantikan pengurus DPC PKB Kota Palu yang berlangsung di Museum Fatahillah, Jakarta, Rabu (22/7/2026) malam. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, sebagai bagian dari konsolidasi nasional terhadap 19.675 pengurus DPC dari 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar menyebut pelantikan serentak tersebut sebagai salah satu agenda konsolidasi organisasi terbesar sepanjang sejarah PKB. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat solidaritas internal, memperluas kerja politik, serta meningkatkan kontribusi kepada masyarakat.
Menindaklanjuti pelantikan tersebut, Nanang mengatakan DPC PKB Kota Palu akan segera menggelar rapat internal untuk menyusun program kerja organisasi sesuai arahan partai.
“Setelah pelantikan ini kami akan langsung melakukan rapat internal untuk menyusun langkah kerja organisasi, menjalankan agenda nasional partai, sekaligus mempersiapkan target-target politik PKB di tingkat daerah, termasuk untuk Pilkada Kota Palu 2029,” ujarnya.
Menurut Nanang, instruksi DPP tidak hanya berorientasi pada pencalonan kepala daerah, tetapi juga menitikberatkan pada penguatan organisasi hingga ke tingkat bawah, membangun komunikasi yang lebih intensif dengan masyarakat, serta menyiapkan kader-kader yang memiliki kapasitas dan rekam jejak yang baik.
“Perintah partai kepada kami adalah mempersiapkan diri menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pilwali Palu 2029. Namun yang paling utama saat ini adalah memperkuat struktur, memperbesar kepercayaan masyarakat, dan memastikan kader-kader PKB siap bekerja untuk masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan PKB Kota Palu tidak ingin membangun kekuatan politik hanya menjelang momentum pemilihan. Menurutnya, partai harus hadir secara konsisten melalui program, komunikasi, dan pelayanan politik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh jajaran pengurus memiliki semangat yang sama, solid dalam menjalankan amanah organisasi, serta mampu hadir di tengah masyarakat dengan membawa solusi terhadap berbagai persoalan warga,” ujarnya.
Selain memperkuat struktur partai, DPC PKB Kota Palu juga akan memprioritaskan kaderisasi, memperluas komunikasi politik dengan berbagai elemen masyarakat, serta mempersiapkan figur-figur potensial yang dinilai mampu membawa visi pembangunan Kota Palu.
Nanang menambahkan, keberhasilan PKB ke depan tidak hanya diukur dari capaian elektoral, tetapi juga dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap partai.
“Target kami tentu bagaimana PKB semakin diterima masyarakat Kota Palu, memperkuat basis dukungan, meningkatkan kualitas kader, dan menghadirkan kontribusi positif dalam pembangunan daerah,” tuturnya.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, DPC PKB Kota Palu menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi sekaligus menyusun strategi politik jangka panjang sebagai bagian dari persiapan menghadapi dinamika politik menuju Pilwali Palu 2029.