Madika, Palu – Wakil Ketua Komisi I Provinsi Sulawesi Tengah, Rofi'ah, menghadiri komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah periode 2022-2025, di Ruang Polibu, Kantor Sulawesi Tengah, Rabu 12 Januari 2021.

Wiwik menyampaikan selamat kepada anggota KPID yang baru. Ia berharap, komisioner KPID tersebut menjalankan tugas dengan baik dan bekerja sesuai dengan Undang-Undang tentang penyiaran.

“Karena ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang mulia, maka bekerjalah dengan sepenuh jiwa, sehingga dapat bekerja secara profesional,” kata Ketua Fraksi PKD Sulawesi Tengah ini.

ini dipimpimn Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, Kepala Dinas Kominfo dan pihak terkait lainnya.

BACA JUGA  Enam Saran Ketua DPRD Sulteng Terkait Penangan Covid-19

berharap agar tujuh komisioner yang terpilih saat ini dapat bekerja secara profesional serta menjaga kebersamaan.

Gubernur juga meminta kepada para komisioner yang baru dilantik agar menjadikan KPID sebagai pelindung masyarakat dari pengaruh buruk siaran yang tidak sesuai Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

“Berikan apresiasi dan pembinaan kepada lembaga-lembaga penyiaran publik sebagai stimulasi mendorong peningkatan kualitas siaran. Terlebih lagi dalam rangka menyukseskan visi misi gerak cepat menuju yang lebih sejahtera dan lebih maju,” tutur Gubernur.

Ia juga berharap agar KPID memberikan literasi media secara masif, agar masyarakat dapat memilah dan memilih informasi yang baik dan benar.

BACA JUGA  Tingginya Kasus Stunting Dampak Pernikahan Anak

Sementara itu, dalam proses migrasi sistem penyiaran dari sistem analog ke digital yang harus tuntas paling lambat November Tahun 2022, lanjut Gubernur, maka KPID Provinsi harus ikut mengawal prosesnya demi terwujudnya digitalisasi penyiaran sehingga dapat lebih bermanfaat.(*)