Madika, Sigi – Seluruh objek wisata milik daerah () Sigi diusulkan untuk ditutup saat perayaan malam pergantian tahun baru 2020-2021. Usulan itu diajukan langsung Dinas Parisiwata Sigi, melalui surat edaran nomor : 556/ 841/ DP/ 2020 perihal penutup seluruh objek wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Sigi, Diah Agustiningsih, dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (29/12/2020), membernarkan hal tersebut. Menurutnya surat yang dikeluarkan merupakan laporan sekaligus penyampaian langsung kepada Bupati dan Ketua gugus tugas .

“Surat itu laporan sy ke pak Bupati, ketua satgas Covid kab Sigi. Bahwa akan menutup objek milik Pemda,”katanya.

Penutupan sendiri dilakukan dengan mengacu pada maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: Mak/4/XII/2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Dalam Pelaksanaan Libur Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 untuk mencegah penyebaran Secara Nasional, dan Surat Edaran Sulawel Tengah Nomor 443/692/DIS KES Tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran di Provinsi .

Diakuinya, sejumlah objek wisata di Sigi kerap menjadi lokasi ramai dikunjungi, terkhusus saat malam pergantian tahun. Sehingga penutupan sendiri bertujuan untuk mencegah penyebaran dan timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19.

BACA JUGA  Tamu Domestik Dominasi Kunjungan Hotel Bintang di Palu

“Penutupan kami lakukan karena pada saat mlm tahun baru disana selalu menjadi tempat berkumpulnya  orang banyak sehingga untuk pencegahan lonjakan penyebaran virus covid dan skaligus untuk melindungi seluruh masyarakat jangan sampai terjadi kluster baru disana, kami perlu menutup objek milik pemda tersebut.”lanjutnya.

Objek wisata yang akan ditutup nantinya adalah obyek wisata Paralayang Wayu, Hot Spring Bora, dan Danau Lindu.

“Penutupan akan dimulai tanggal 30 Desember sampai 7 Januari 2021,”pungkasnya. (Redakasi)