Madika, Sumenep – Kapal penumpang dan pengangkut kendaraan KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar pada Minggu, 02 Agustus 2026 pagi, di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, sekitar 19 mil laut utara Pulau Sapudi.

Insiden Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 ini menewaskan empat orang dan berhasil menyelamatkan 218 penumpang dari total 232 orang yang ada di kapal.

Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari salah satu kendaraan logistik di dek kapal, yang kini sedang dalam penyelidikan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari sembilan kapal, termasuk KN SAR 249 Permadi dari Kantor SAR Surabaya, segera dikerahkan ke lokasi kejadian setelah laporan darurat diterima.

Proses evakuasi berjalan intensif, berhasil mengangkat 222 orang dari laut maupun dek kapal. Seluruh korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 telah berhasil dievakuasi dan korban meninggal dunia dibawa ke daratan untuk identifikasi lebih lanjut.

BACA JUGA  Update Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: 5 Tewas, 227 Penumpang Selamat

“Ada sembilan kapal yang diterjunkan ke sana untuk melakukan evakuasi. Personel Polsek yang berada di sekitar lokasi kejadian juga kami kerahkan untuk membantu dan bergabung dengan tim,” kata AKP Widiarti, Kasi Humas Polres Sumenep.

KMP Mutiara Sentosa 2 merupakan kapal dengan panjang 160 meter dan lebar 25 meter, yang melayani rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

Saat kejadian, kapal ini membawa 181 unit truk logistik. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan telah memulai investigasi menyeluruh untuk menentukan penyebab pasti insiden Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 ini dan apakah ada pelanggaran standar keselamatan pelayaran.

Kerugian materiil akibat insiden Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 diperkirakan mencapai miliaran rupiah, mengingat kapal dan ratusan kendaraan logistik terbakar hampir habis.

BACA JUGA  Miliki Sabu Seberat 1 gram, Mahasiswa Asal Touna Terancam Hukuman 20 tahun Penjara