Update Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: 5 Tewas, 227 Penumpang Selamat
Madika, Sumenep – Kebakaran hebat melanda KMP Mutiara Sentosa 2 milik PT Atosim Lampung Pelayaran saat berlayar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026).
Hingga pukul 17.00 WIB, Kantor SAR Surabaya mencatat sebanyak 227 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Kapal yang melayani rute Surabaya-Makassar itu mengangkut sekitar 271 orang yang terdiri atas 232 penumpang dan 39 anak buah kapal (ABK), serta membawa 181 kendaraan logistik.
Api mulai terlihat sekitar pukul 06.00–07.00 WIB ketika kapal berada sekitar 19 mil laut dari Pulau Sapudi.
Kebakaran dengan cepat membesar sehingga memicu kepanikan di atas kapal. Sejumlah penumpang dilaporkan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri sambil menunggu pertolongan dari kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyampaikan perkembangan terbaru proses evakuasi.
“Update saat ini, hingga pukul 17.00 WIB total korban terevakuasi selamat berjumlah 227 orang dan meninggal dunia 5 orang,” ujarnya.
Proses penyelamatan melibatkan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi. KM Meratus Pematang Siantar mengevakuasi 109 orang selamat dan dua korban meninggal dunia.
TB Hasnur 26 menyelamatkan 65 orang serta mengevakuasi satu korban meninggal. KM Transco Arafura menolong 17 orang, KM Meratus Project 3 mengevakuasi 13 orang selamat dan satu korban meninggal, sedangkan KM Prakarsa Mas serta KM SC Aila XVII masing-masing menyelamatkan tujuh orang.
Kapal lain, seperti British Mentor, Icon Daniel, dan Selaras Mas, turut membantu proses evakuasi.
Kabid Kedaruratan BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengatakan masih terdapat puluhan penumpang yang berada di atas kapal saat proses penyelamatan berlangsung.
“Diketahui bahwa 40 penumpang masih berada di KMP Mutiara Sentosa II saat proses evakuasi berlangsung,” katanya.
Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran juga menghanguskan sebagian besar muatan kendaraan. Data sementara mencatat 140 truk, 25 mobil, 15 sepeda motor, dan satu alat berat ikut terbakar. Kapal berukuran panjang 160 meter dan lebar 25 meter tersebut dilaporkan nyaris habis dilalap api.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Muhammad Masyhud, menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.
“Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi agar evakuasi berjalan cepat dan aman,” ujarnya.
Saat ini seluruh penumpang telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Jenazah para korban dibawa ke daratan untuk proses identifikasi lebih lanjut, sementara kepolisian perairan Polda Jawa Timur bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kebakaran.