Madika, Palu – Massa aksi yang sebagian mengenakan jas almamater UIN Datokarama Palu mendatangi Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dengan membawa sejumlah tuntutan, Kamis (10/9/2026).

Massa meminta diterima langsung oleh Ketua DPRD Sulteng dan seluruh ketua fraksi yang ada di DPRD Sulteng.

Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, kemudian mendatangi massa di depan pintu masuk. Namun, Bunda Wiwik, sapaan akrabnya, tidak diberi kesempatan untuk berbicara dan berdiskusi.

Beberapa kali Wiwik meminta kesempatan untuk menyampaikan penjelasan. Namun, permintaannya tidak mendapat respons dari massa.

Bahkan, salah seorang peserta aksi berpakaian serba hitam yang berada di tengah kerumunan sambil menyulut rokok dan membelakangi Wiwik berteriak lantang.

BACA JUGA  DPRD Sulteng Pelajari Strategi DOB di Jawa Barat

“Tidak usah didengar,” katanya.

Meski demikian, Wiwik tetap berada di antara massa aksi dan aparat keamanan selama sekitar 50 menit. Ia memilih mendengarkan sejumlah perwakilan lembaga yang menyampaikan orasi.

Dalam orasinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta penjelasan terkait Dana Bagi Hasil (DBH), Makanan Bergizi Gratis (MBG), ketersediaan lapangan pekerjaan, serta perlunya regulasi tentang LGBT.

Setelah kembali dilakukan negosiasi, staf Sekretariat DPRD menawarkan agar Wiwik diberikan kesempatan berbicara. Namun, massa tetap pada tuntutannya.

Massa meminta diskusi tidak dilakukan di jalanan. Mereka juga meminta dapat bertatap muka langsung dengan Ketua DPRD Sulteng dan ketua-ketua fraksi.

BACA JUGA  DPRD Sulteng Tingkatkan Jumlah Hewan Kurban pada Idul Adha 1445 H

“Saya ini ketua Fraksi, juga Sekretaris Komisi IV yang memang punya kaitan dengan tuntutan teman-teman,” teriak Wiwik.

Namun, peserta aksi tetap tidak memberikan mikrofon dan kesempatan kepada Wiwik untuk berbicara.

Wiwik kemudian memilih meninggalkan lokasi dan menawarkan ruang Fraksi PKS sebagai tempat berdiskusi dengan massa.

“Ya sudahlah, karena tidak dikasih kesempatan berbicara, buat apa saya berada di sini. Tolong sampaikan ke Korlapnya, kalau mau masuk silakan. Ruangan Fraksi terbuka untuk mereka. Mau perwakilan, atau semua masuk silakan,” kata Wiwik sambil berjalan kembali ke ruang kerjanya.

BACA JUGA  Warga Jalan Sintuwu Keluhkan Truk Pengangkut Pasir Basah