Madika, yang diwakili Asisten 2 Setda Kota , dr. H. Husaema, menghadiri acara sosialisasi tabungan saham bagi Aparatur Sipil Negara () Kota Palu.

Acara ini digagas oleh Bank Mandiri bersama bagian Perekonomian Setda Kota Palu dan berlangsung di ruang rapat Bantaya, kantor Palu.

Turut hadir dalam acara ini adalah pejabat bagian perekonomian Setda Kota Palu, perwakilan OJK Sulteng, Bank , dan pejabat Bank Mandiri.

Husaema menyampaikan apresiasi kepada tim percepatan akses keuangan daerah atas terselenggaranya program ini.

Dijelaskan juga pentingnya mengelola pendapatan secara bijak. Ia memaparkan empat model pengelolaan pendapatan , pertama ASN dengan pendapatan minus seringkali terjebak dalam pinjaman konsumtif dan produktif, sehingga konsentrasi kerja menurun.

Kedua, ASN yang seluruh pendapatannya habis untuk konsumsi tanpa sisa untuk tabungan menghadapi risiko besar saat ada kebutuhan mendesak.

BACA JUGA  Anggota Jamaah Haji Suleng yang Meninggal Bertambah Dua Orang

Ketiga, model ini mulai mempersiapkan dana untuk kebutuhan tak terduga dan masa depan.

Keempat, model ini sangat direkomendasikan karena investasi dapat meningkatkan kesejahteraan jangka panjang.

“Saya meminta kepada seluruh pegawai ASN di lingkungan kota Palu untuk mengelola pendapatan secara proporsional. Pendapatan bulan ini, tidak harus habis di bulan ini, sisihkan untuk tabungan, dan atur juga untuk investasi,” urai dr. Husaema.

Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran ASN mengenai pentingnya investasi dan pengelolaan keuangan yang baik untuk kesejahteraan masa depan.