, Palu- Gubernur , Rusdi Mastura dan Wakil Gubernur Ma'mun Amir dijadwalkan menghadiri serah terima jabatan dari gubernur dan wakil gubernur sebelumnya, dan Rusli Baco Dg Palabbi di gedung DPRD , Senin 21 Juni 2021.

Rusdi Mastura resmi menahkodai Sulawesi Tengah setelah dilantik oleh Presiden Widodo, Rabu 16 Juni 2021. Di tangan Rusdi Mastura, harapan masyarakat Sulawesi Tengah dititipkan. Karena itu, mantan Wali dua periode tersebut diminta tidak melupakan janji politiknya.

Harapan itu disampaikan Sulawesi Tengah, Dr Hj Nilam Sari Lawira sesaat setelah pelantikan. Dilansit dari Metrosulawesi.id Sabtu 19 Juni 2021, Nilam Sari Lawira menginatkan agar Rusdi Mastura-Ma'mun Amir tidak lupa akan janji politiknya.

BACA JUGA  Hut Ke-78 RRI, Momen Emosional dengan Pemimpin Sulteng

“Rakyat Sulawesi Tengah yang sudah memberi kepercayaan tentu menaruh harapan besar bahwa akan ada perubahan untuk Sulawesi Tengah yang lebih maju dan sejahtera sesuai visi dari guberenur terpilih, yaitu gerak cepat menuju Sulteng yang lebih sejahtera dan lebih maju,” jelasnya.

Untuk pencapaian visi tersebut, diperlukan sensitivitas kerja cepat dan tepat yang luar biasa dalam menyelesaikan berbagai masalah, dan harus segera memperbaikinya jika terjadi kekeliruan, kemudian mencari solusi.

“Terutama tentu harus melaksanakan janji-janji yang telah disampaikan selama safari politik pada . Dan tentu ini akan menjadi ladang amal ibadah, jika janji-janji tersebut terlaksana. Seluruh rakyat Sulteng tentu akan menagih janji-janji itu,” tandasnya.

BACA JUGA  Poso Keluar Dari Klaster Pariwisata

Sulawesi Tengah itu juga mengingatkan Gubernur dan Wakil Gubernur, dalam bekerja ada target indikator visi, antara lain, laju pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, PDRB, IPM, pemerataan pembangunan, dan tingkat penganguran terbuka.

“Kesemuanya itu bisa tercapai, terlampaui atau bahkan tidak tercapai,” katanya.

Menurut Nilam, semua itu merupakan tantangan untuk bisa meraih pencapaian yang tentu dibutuhkan strategi dan arah kebijakan program, kegiatan, sub kegiatan yang tepat dan sesuai dengan nomenklatur yang ada dalam regulasi.

“Itulah yang harus dilakukan dalam mencapai kinerja pembangunan. Dan tentu DPRD akan mengapresiasi setiap usaha untu pencapaiannya dan akan mengoreksi dan mengingatkan jika ada kekeliruan sesuai fungsi kelembagaan DPRD,” pungkas Nilam.(win)

BACA JUGA  Pembangunan Lapak UMKM Harus Dikaji Kembali